Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Pattimura

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • OPAC Unpatti
  • Librarian Login
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Suksesi di Afganistan Menurut Hukum Internasional
Penanda Bagikan

SKRIPSI KELAUTAN INTERNASIONAL

Suksesi di Afganistan Menurut Hukum Internasional

Farhan J Paisuly - Nama Orang;

Suksesi merupakan suatu perubahan atau penggantian subjek hukum oleh subjek hukum
yang lain. Sama halnya dengan pendapat Garner, hal ini juga dituangkan dalam hukum perdata
bahwa suksesi berarti pergantian suatu subyek hukum oleh subyek hukum yang lain . Misalnya,
karena subyek hukum yang pertama itu meninggal dunia. Meskipun tidak terlalu tepat,
perngertian suksesi itu dipakai dalam hukum internasional dan diterapkan pada dua peristiwa
perubahan negara, yakni suksesi negara dan suksesi pemerintah).
Penelitian hukum ini menggunakan penelitian hukum yuridis normatif atau penelitian
hukum kepustakaan, yaitu penelitian hukum yang dilakukan dengan mengkaji bahan pustaka
atau data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, hukum sekunder, dan hukum tersier.
Bahan-bahan ini kemudian secara metodis dikumpulkan, ditinjau, dan ditarik kesimpulan
sehubungan dengan masalah yang diselidiki, khususnya implikasi hukum dari suksesi negara di
bawah hukum internasional.
Hasil penelitian menunjukan bahwa Pengaturan tersebut tercermin dalam tiga konvensi
yang mengatur suksesi negara menurut hukum internasional, yaitu: Pertama, Konvensi Wina
1969 tentang Hukum Perjanjian, yang menganut asas rebus sic stantibus, yang menyatakan
bahwa jika terjadi perubahan mendasar, keadaan dapat digunakan untuk mengakhiri atau
menarik diri dari perjanjian; Kedua, Konvensi Wina 1978 tentang Suksesi Negara dalam
Hubungannya dengan Perjanjian Internasional, yang hanya berlaku untuk perjanjian
internasional tertulis yang dilampirkan pada suatu perjanjian; dan Ketiga, Konvensi Wina 1982
tentang Status suksesi Negara memiliki konsekuensi hukum untuk arsip negara, hak milik
pribadi, hak milik umum, dan hak milik negara.


Ketersediaan
#
Perpus. Fak. Hukum SI.432 PAI s
SI.432 PAI s1
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SI.432 PAI s
Penerbit
Ambon : Fakultas Hukum Unpatti., 2023
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
SI.432
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Hukum Internasional
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Bab I
  • Tanda Pengesahan
  • Abstrak
  • Keaslian Naskah
  • Bab IV
  • Bab II
  • Bab III
  • Daftar Pustaka
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Pattimura
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Pattimura menyediakan akses ke koleksi hukum cetak maupun digital melalui sistem SLiMS (Senayan Library Management System). Dengan sistem ini, pengguna dapat mencari dan mengakses informasi secara cepat, mudah, dan fleksibel untuk mendukung proses pembelajaran dan penelitian.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Kriminologi
  • Filsafat
  • Hukum Tata Negara
  • Hukum Pidana
  • Bahasa
  • Hukum Lingkungan
  • Hukum Perdata
  • Hukum Adat
  • Peraturan
  • Mayantara
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?