Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Pattimura

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • OPAC Unpatti
  • Librarian Login
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Tindak Pidana Penyadapan Dengan Modus Sniffing
Penanda Bagikan

SKRIPSI HUKUM PIDANA

Tindak Pidana Penyadapan Dengan Modus Sniffing

Junior T Lewier - Nama Orang;

Sniffing merupakan jenis kejahatan dunia maya ini melibatkan penyimpangan
pengoperasian jaringan internet untuk melakukan kejahatan penyadapan dengan
tujuan yang tidak dapat dibenarkan untuk memperoleh data dan informasi pribadi
dan rahasia. Hanya ketika korban terhubung ke jaringan internet publik, sniffing
dapat dilakukan. Sniffing adalah intersepsi ilegal dan menangkap data saat
bepergian melalui jaringan menggunakan alat tertentu. Sniffer, atau mereka yang
melakukan kejahatan ini, masih membutuhkan korban untuk membantu mereka
memulai kejahatan mereka. Dengan menginstal program berbahaya di komputer
atau ponsel korban, penjahat mengambil keuntungan dari ketidaktahuan korban.
Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan
menggunakan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual dan
pendekatan kasus. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer,
sekunder, dan tersier. Analisis bahan hukum yang digunakan adalah analisis
kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: terdapat beberapa kendala dalam
penanggulangan tindak pidana penipuan dengan modus Sniffing, yakni Pasal 28
ayat (1) Undang-Undang ITE hanya dapat digunakan pada tindak pidana penipuan
online yang berkarakteristik pada aktivitas jual beli online saja. Sedangkan pada
pasal 378 KUHP hanya dapat digunakan untuk menjerat pelaku tindak pidana
penipuan konvensional. Selain itu, penanggulangan tindak pidana penipuan dengan
modus Sniffing dapat dilakukan dengan kebijakan penal membentuk undangundang baru yang menagtur terkait sniffing, dan Non-penal yang bisa di lakukan
dengan cara memperbaiki perekonomian dan pendidikan.


Ketersediaan
#
Perpus. Fak. Hukum SP.1787 LEW t
SP.1787 LEW t1
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SP.1787 LEW t
Penerbit
Ambon : Fakultas Hukum Unpatti., 2023
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
SP.1787
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Cyber Crime
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Tanda Pengesahan
  • Keaslian Naskah
  • Abstrak
  • Bab I
  • Bab II
  • Bab III
  • Bab IV
  • Daftar Pustaka
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Pattimura
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Pattimura menyediakan akses ke koleksi hukum cetak maupun digital melalui sistem SLiMS (Senayan Library Management System). Dengan sistem ini, pengguna dapat mencari dan mengakses informasi secara cepat, mudah, dan fleksibel untuk mendukung proses pembelajaran dan penelitian.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Kriminologi
  • Filsafat
  • Hukum Tata Negara
  • Hukum Pidana
  • Bahasa
  • Hukum Lingkungan
  • Hukum Perdata
  • Hukum Adat
  • Peraturan
  • Mayantara
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?