Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Pattimura

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • OPAC Unpatti
  • Librarian Login
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Bentuk Perlindungan Hukum Terhadap Penduduk Sipil Dalam Perang Moderen Presfektif Hukum Humaniter Internasional
Penanda Bagikan

SKRIPSI KELAUTAN INTERNASIONAL

Bentuk Perlindungan Hukum Terhadap Penduduk Sipil Dalam Perang Moderen Presfektif Hukum Humaniter Internasional

Melani P Sabandar - Nama Orang;

Perang moderen pada saat ini terjadi saat kerusuhan antara pemerintah Suriah
dan penduduk sipil di mana pemerintah Suriah diidentifikasikan telah melakukakn
pelanggaran berat hak asasi manusia (HAM) berupa genosida dan kejahatan terhadap
kemanusiaan dengan cara melakukan tindakan-tindakan sewenang-wenang terhadap
penduduk sipil, penyiksaan, pembunuhan, penangkapan, serta penggunaan senjata
kimia. Pelanggaran berat hak asasi manusia (HAM) dilakukan melalui Pasukan
Keamanan, unit-unit khusus Militer, Badan-badan Intelijen di bawah kendali
Pimpinan/Komando, hal ini dilakukan pemerintah Suriah disebabkan untuk meredam
kerusuhan yang terjadi. Akan tetapi upaya pemerintah Suriah tersebut gagal
mengantisipasi kerusuhan dan konflik yang lebih besar, sehingga timbul kekerasan
bersenjata antara pemerintah dan penduduk sipil yang kemudian mengakibatkan
terjadinya pelanggaran berat hak asasi manusia (HAM).
Metode penelitian yang digunakan ialah yaitu penelitian yuridis normatif
dengan mempelajari bahan-bahan kepustakaan yang tersedia. Pendekatan masalah
yang digunakan adalah pendekatan perundang-undangan, pendekatan konsep, dan
pendekatan kasus. Pengumpulan bahan hukum tersebut kemudian dianalisa secara
kualitatif.
Hasil yang didapat dalam penulisan ini yaitu Pemerintah Suriah melakukan
pelanggaran berat hak asasi manusia (HAM) dalam kurun waktu terjadinya Arab
Spring pada tahun 2011 hingga saat ini. Pemerintah Suriah secara nyata melakukan
pembantaian dalam konflik tersebut sehingga penduduk sipil menjadi korban dalam
konflik tersebut, kejahatan yang dilakukan pemerintah Suriah melanggar Konvensi
Jenewa Tahun 1949 dan Protokol Tambahan Tahun1977, serta melanggar Deklarasi
Hak Asasi Manusia.


Ketersediaan
#
Perpus. Fak. Hukum SI.439 SAB b
SI.439 SAB b1
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SI.439 SAB b
Penerbit
Ambon : Fakultas Hukum Unpatti., 2023
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
SI.439
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Bab I
  • Tanda Pengesahan
  • Abstrak
  • Keaslian Naskah
  • Bab IV
  • Bab II
  • Bab III
  • Daftar Pustaka
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Pattimura
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Pattimura menyediakan akses ke koleksi hukum cetak maupun digital melalui sistem SLiMS (Senayan Library Management System). Dengan sistem ini, pengguna dapat mencari dan mengakses informasi secara cepat, mudah, dan fleksibel untuk mendukung proses pembelajaran dan penelitian.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Kriminologi
  • Filsafat
  • Hukum Tata Negara
  • Hukum Pidana
  • Bahasa
  • Hukum Lingkungan
  • Hukum Perdata
  • Hukum Adat
  • Peraturan
  • Mayantara
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?