Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Pattimura

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • OPAC Unpatti
  • Librarian Login
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Sertifikat Vaksin Covid-19 Sebagai Syarat Bagi Pelaku Perjalanan
Penanda Bagikan

SKRIPSI HTN/HAN

Sertifikat Vaksin Covid-19 Sebagai Syarat Bagi Pelaku Perjalanan

Ruben D Halirat - Nama Orang;

Dalam situasi Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), sertifikat vaksin dapat
dijadikan sebagai syarat bagi seseorang yang mengadakan perjalanan, hal tersebut termuat didalam
Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan Nomor 68 Tahun 2022 tentang Petunjuk
Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Trnsportasi Laut Pada Masa Pendemi
Corona Virus Disease 2019, Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan Nomor 70 Tahun 2022
tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Trnsportasi Udara Pada
Masa Pendemi Corona Virus Disease 2019, Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan Nomor
72 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Trnsportasi
Perkeretaapian Pada Masa Pendemi Corona Virus Disease 2019, Surat Edaran (SE) Kementerian
Perhubungan Nomor 73 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam
Negeri Dengan Trnsportasi darat Pada Masa Pendemi Corona Virus Disease 2019
Masalah yang diangkat apakah sertifikat vaksin COVID-19 dapat dijadikan syarat bagi
pelaku perjalanan, apakah sertifikat COVID-19 dapat menimbulkan akibat hukum, tujuan
penulisan untuk mengetahui dan menganalisis sertifikat vaksin COVID-19 sebagai syarat bagi
pelaku perjalanan, untuk mengetahui dan menganalisis akibat hukum yang ditimbulkan dari
sertifikat vaksin COVID-19, metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian yuridis
normatif.
Hasil penelitian menunjukan bahwa sertifikat vaksin dapat dijadikan sebagai syarat bagi
seseorang yang mengadakan perjalanan, akibat hukum dari berlakunya sertifikat vaksin COVID19 selama masa pandemi adalah tidak dapat malakukan perjalanan atau hak setiap orang untuk
mengadakan perjalanan telah dibatasi guna kepentingan banyak orang dan pencegahan penularan
COVID-19.


Ketersediaan
#
Perpus. Fak. Hukum SH.529 HAL s
SH.529 HAL s1
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SH.529 HAL s
Penerbit
Ambon : Fakultas Hukum Unpatti., 2023
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
SH.529
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Tanda Pengesahan
  • Keaslian Naskah
  • Abstrak
  • Bab I
  • Bab II
  • Bab III
  • Bab IV
  • Daftar Pustaka
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Pattimura
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Pattimura menyediakan akses ke koleksi hukum cetak maupun digital melalui sistem SLiMS (Senayan Library Management System). Dengan sistem ini, pengguna dapat mencari dan mengakses informasi secara cepat, mudah, dan fleksibel untuk mendukung proses pembelajaran dan penelitian.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Kriminologi
  • Filsafat
  • Hukum Tata Negara
  • Hukum Pidana
  • Bahasa
  • Hukum Lingkungan
  • Hukum Perdata
  • Hukum Adat
  • Peraturan
  • Mayantara
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?