Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Pattimura

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • OPAC Unpatti
  • Librarian Login
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Tanggungjawab Negara Arab Saudi Dalam Pelanggaran Terhadap Hukum Diplomatik
Penanda Bagikan

SKRIPSI KELAUTAN INTERNASIONAL

Tanggungjawab Negara Arab Saudi Dalam Pelanggaran Terhadap Hukum Diplomatik

Karina A Rutumalessy - Nama Orang;

Pemenuhan kebutuhan setiap negara yang tidak dapat dilakukan sendiri
membuat negara-negara di dunia yang hidup berdampingan harus menjalin
hubungan kerja sama satu dengan yang lain. Jalinan hubungan antar negara ini
membutuhkan berbagai aturan sehingga melahirkan ketentuan diplomatik dan
konsuler yakni di dalam Vienna Convention on Diplomatic Relation dan Vienna
Convention on Consular Relation. Namun tak dapat dipungkiri bahwa walaupun
telah diatur sedemikian rupa, pelanggaran terhadap ketentuan-ketentuan hukum
internasional ini tidak dapat dihindari karena berkaitan erat dengan hubungan
antar manusia. Misalnya, pelanggaran yang telah dilakukan negara Arab Saudi.
Metode Penelitian yang digunakan untuk melakukan pengkajian terhadap
permasalahan ini ialah dengan Tipe Penelitian Hukum Normatif. Dimana tipe
penelitian ini akan dilakukan dengan cara menelaah dan menganalisis sumbersumber hukum primer dan sekunder yang memiliki kaitan dengan permasalahan
yang sedang diteliti menggunakan pendekatan perundang-undangan, pendekatan
kasus dan pendekatan konseptual.
Berdasarkan Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa negara Arab Saudi,
terbukti telah melakukan pelanggaran hukum diplomatik dengan melanggar
berbagai prinsip yang mengatur jalannya hubungan antara negara hingga
melanggar ketentuan dalam Vienna Convention on Diplomatic Relation dan
Vienna Convention on Consular Relation. Sehingga, berdasarkan ketentuan
Responsibility of States for Internationally Wrongful Acts negara Arab Saudi
dapat dimintai pertanggungjawaban atas kesalahannya berupa pemberian restitusi,
kompensasi atau perbuatan-perbuatan yang menimbulkan kepuasan, misalnya
permintaan maaf secara formal.


Ketersediaan
#
Perpus. Fak. Hukum SI.401 RUT t
SI.401 RUT t1
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SI.401 RUT t
Penerbit
Ambon : Fakultas Hukum Unpatti., 2023
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
SI.401
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Hukum Diplomatik
Pelanggaran
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Tanda Pengesahan
  • Keaslian Naskah
  • Abstrak
  • Bab I
  • Bab II
  • Bab III
  • Bab IV
  • Daftar Pustaka
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Pattimura
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Pattimura menyediakan akses ke koleksi hukum cetak maupun digital melalui sistem SLiMS (Senayan Library Management System). Dengan sistem ini, pengguna dapat mencari dan mengakses informasi secara cepat, mudah, dan fleksibel untuk mendukung proses pembelajaran dan penelitian.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Kriminologi
  • Filsafat
  • Hukum Tata Negara
  • Hukum Pidana
  • Bahasa
  • Hukum Lingkungan
  • Hukum Perdata
  • Hukum Adat
  • Peraturan
  • Mayantara
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?