Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Pattimura

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • OPAC Unpatti
  • Librarian Login
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Penggunaan Pesawat Tanpa Awak Dan Akibat Hukumnya Menurut Hukum Humaniter
Penanda Bagikan

SKRIPSI KELAUTAN INTERNASIONAL

Penggunaan Pesawat Tanpa Awak Dan Akibat Hukumnya Menurut Hukum Humaniter

Medelen Wetamsair - Nama Orang;

Penggunaan pesawat tanpa awak (drone) dalam konflik bersenjata marak terjadi saat
ini. Pro kontra terhadap penggunaan pesawat tanpa awak dalam konflik bersenjata masih
sering bermunculan hingga saat ini. Disatu sisi, keberadaan pesawat tanpa awak sebaiknya
dilarang untuk digunakan dalam kondisi apapun mengingat akuransi penggunaanya disaat
konflik masih dipertanyakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji
penggunaan pesawat tanpa awak dan akiba hukumnya menurut hukum humaniter.
Adapun masalah yang akan dibahas adalah bagaimana penggunaan pesawat tanpa awak
dan akibatnya menurut hukum humaniter.
Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif, yaitu pendekatan yang
dilakukan dengan jalan mempelajari bahan-bahan kepustakaan yang ada. Pendekatan masalah
yang digunakan adalah pendekatan undang-undang, pendekatan konsep, dan pendekatan
kasus. Pengumpulan bahan hukum melalui studi kepustakaan dan dianalisis dengan teknik
analisis kualitatif normatif.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Penggunaan pesawat tanpa awak dalam
konflik bersenjata dapat dikatakan tidak legal dikarenakan penggunaannya dalam perang
belum memenuhi prinsip-prinisip dasar hukum humaniter internasional antara lain prinsip
proporsionalitas dan prinsip pembedaan (distinction). Prinsip proporsionalitas ini sendiri
diperjelas dalam Hague Regulations tahun 1907 dalam pasal 23 huruf (e) yang menyatakan
bahwa secara khusus dilarang untuk menggunakan senjata, proyektil, atau material yang
diperkirakan dapat menyebabkan penderitaan yang tidak perlu. Sedangkan penggunaan
pesawat tanpa awak sebagai alat pengintai sah-sah saja selama hanya digunakan sebagai
alat pengintai ataupun pengawasan.


Ketersediaan
#
Perpus. Fak. Hukum SI.303 WET p
SI.303 WET p1
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SI.303 WET p
Penerbit
Ambon : Fakultas Hukum Unpatti., 2022
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
SI.303
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Akibat Hukum
Hukum Humaniter
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Tanda Pengesahan
  • Keaslian Naskah
  • Abstrak
  • Bab I
  • Bab II
  • Bab III
  • Bab IV
  • Daftar Pustaka
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Pattimura
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Pattimura menyediakan akses ke koleksi hukum cetak maupun digital melalui sistem SLiMS (Senayan Library Management System). Dengan sistem ini, pengguna dapat mencari dan mengakses informasi secara cepat, mudah, dan fleksibel untuk mendukung proses pembelajaran dan penelitian.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Kriminologi
  • Filsafat
  • Hukum Tata Negara
  • Hukum Pidana
  • Bahasa
  • Hukum Lingkungan
  • Hukum Perdata
  • Hukum Adat
  • Peraturan
  • Mayantara
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?