Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Pattimura

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • OPAC Unpatti
  • Librarian Login
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Sengketa Hukum Penggunaan Non Navigasi Jalur Air Internasional Antar Negara Perbatasan (Kasus Bolivia-Chile)
Penanda Bagikan

SKRIPSI KELAUTAN INTERNASIONAL

Sengketa Hukum Penggunaan Non Navigasi Jalur Air Internasional Antar Negara Perbatasan (Kasus Bolivia-Chile)

Lidia W Tutuhatunewa - Nama Orang;

Sengketa wilayah atau masalah perbatasan antar negara adalah hal yang lazim
terjadi di dunia internasional. Salah satu masalah yang jarang disengketakan tetapi rumit
adalah masalah perbatasan jalur air antar negara. Karena jalur air seringkali merupakan
sumber daya yang krusial untuk sebuah negara, permasalahan akan siapa yang berkuasa
tentu saja muncul. Tidak jarang permasalahan ini karena tidak bisa diselesaikan antar
negara dengan damai, salah satu negara pun akan menuntut negara tetangga untuk
memenangkan kasus. Penelitian ini membahas tentang sengketa antara Bolivia dan Chile
yang memperebutkan Sungai Silala. Pada 6 Juni 2016 Chile menuntut Bolivia karena
klaimnya bahwa sungai ini adalah milik Bolivia secara seutuhnya dan bukan jalur air
internasional. Adapun permasalahan yang dikaji yaitu pengaturan tentang penggunaan
non navigasi jalur air internasional yang dirumuskan instrumen hukum internasional dan
penyelesaian sengketa hukum penggunaan non navigasi jalur air internasional antar
negara perbatasan Bolivia-Chile.
Penelitian ini menggunakan metode yuridis normative dengan bahan hukum yang
digunakan dalam penelitian adalah Hukum Non-Navigasi Tentang Penggunaan Jalur Air
Internasional (UNWC) dengan penggunaan teknik studi kepustakaan berupa peraturan
hukum internasional, karya ilmiah dan literature.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan tentang penggunaan non
navigasi jalur air internasional telah dirumuskan dalam instrumen hukum internasional
yaitu pada Konvensi Hukum Penggunaan Non-Navigasi Jalur Air Internasional atau
dikenal juga sebagai United Nation Convention on the Law of the Non-navigational Uses
of International Watercourses (UNWC) dan selain itu, telah ada perjanjian bilateral
antara Bolivia dan Chile yaitu Treaty of Peace & Friendship 1904 (Perjanjian
Perdamaian 1904) yang dapat digunakan sebagai sumber hukum untuk menyelesaikan
kasus sengketa Sungai Silala ini. Sedangkan, penyelesaian sengketa hukum penggunaan
non navigasi jalur air internasional antar negara perbatasan Bolivia-Chile dapat
diselesaikan dengan cara mediasi dimana kedua negara bertemu dan melalui proses
perundingan untuk memperoleh kesepakatan antara keduanya dengan dibantu oleh
mediator. Kedua pihak dapat memakai Konvensi Hukum Penggunaan Non-Navigasi Jalur
Air Internasional serta ketentuan-ketentuan yang telah disepakati dalam perjanjian
bilateral yaitu Treaty of Peace & Friendship 1904 sebagai bahan hukum utama untuk
mencapai kesepakatan. Atau kedua pihak dapat tetap berpegang pada tuntutan dan
pembelaan masing-masing dan mengikuti proses pengadilan di mahkamah internasional
yang telah dilangsungkan sampai sekarang dalam rangka penyelesaian kasus sengketa ini.


Ketersediaan
#
Perpus. Fak. Hukum SI.264 TUT s
SI.264 TUT s1
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SI.264 TUT s
Penerbit
Ambon : Fakultas Hukum Unpatti., 2021
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
SI.264
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Tanda Pengesahan
  • Keaslian Naskah
  • Abstrak
  • Bab I
  • Bab II
  • Bab III
  • Bab IV
  • Daftar Pustaka
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Pattimura
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Pattimura menyediakan akses ke koleksi hukum cetak maupun digital melalui sistem SLiMS (Senayan Library Management System). Dengan sistem ini, pengguna dapat mencari dan mengakses informasi secara cepat, mudah, dan fleksibel untuk mendukung proses pembelajaran dan penelitian.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Kriminologi
  • Filsafat
  • Hukum Tata Negara
  • Hukum Pidana
  • Bahasa
  • Hukum Lingkungan
  • Hukum Perdata
  • Hukum Adat
  • Peraturan
  • Mayantara
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?