Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Pattimura

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • OPAC Unpatti
  • Librarian Login
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Persona Non Grata Berdasarkan Konvensi Wina 1961 (Kasus Dubes Inggris di Iran)
Penanda Bagikan

SKRIPSI KELAUTAN INTERNASIONAL

Persona Non Grata Berdasarkan Konvensi Wina 1961 (Kasus Dubes Inggris di Iran)

Harry W Bakarbessy - Nama Orang;

Konvensi Wina 1961 mengatur tentang Hubungan Diplomatik antar negara.
Dalam pasal 41 ayat (2) diatur komunikasi diplomatik, dan pasal 29 tentang hak
kekebalan perwakilan diplomatik. Dalam hubungan diplomatik Inggris dan Iran
terjadi penahanan Dubes Inggris, Rob Macaire pada 11 Januari 2020 yang
kemudian dipersona non gratakan oleh Pengadilan Iran. Adapun rumusan
masalah dalam penelitian ini ialah untuk mengetahui dan membahas kesesuaian
tindakan Persona non grata yang dilakukan Pengadilan Iran terhadap Dubes
Inggris dengan Konvensi Wina 1961.
Tipe Penelitian yang digunakan dalam penulisan skripsi ini yakni
penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan undang-undang,
pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Penulis menggunakan bahan
hukum primer yaitu Konvensi Wina 1961 dan bahan hukum sekunder berupa
buku, jurnal ilmiah, maupun laman daring.
Adapun hasil penelitian yang diperoleh ialah bahwa tindakan Persona non
grata yang dilakukan Iran terhadap Inggris tidaklah sesuai dengan Konvensi
Wina 1961. Kasus Dubes Inggris di Iran terjadi saat Iran melakukan deklarasi
Persona non grata melalui juru bicara pengadilan serta melanggar hak kekebalan
dengan melakukan penahanan terhadap Dubes Inggris, Rob Macaire. Hal ini
bertentangan dengan pasal 41 ayat (2) dan pasal 29 Konvensi Wina 1961dan
berdampak terhadap hubungan diplomatik kedua negara. Adapun saran yang
diajukan ialah Iran harus tunduk terhadap prinsip-prinsip hukum internasional
dan ketentuan-ketentuan yang diatur dalam Konvensi Wina 1961 demi
keberlangsungan hubungan diplomatik dengan Inggris dan adanya penghormatan
terhadap hak kekebalan perwakilan diplomatik.


Ketersediaan
#
Perpus. Fak. Hukum (2 CD Skripsi Internasional) SI.160 BAK p
SI.160 BAK p1
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SI.160 BAK p
Penerbit
Ambon : Fakultas Hukum Unpatti., 2020
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
SI.160
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Persona Non Grata
Konvensi Wina 1961
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Tanda Pengesahan
  • Keaslian Naskah
  • Abstrak
  • BAB I
  • BAB II
  • BAB III
  • BAB IV
  • Daftar Pustaka
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Pattimura
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Pattimura menyediakan akses ke koleksi hukum cetak maupun digital melalui sistem SLiMS (Senayan Library Management System). Dengan sistem ini, pengguna dapat mencari dan mengakses informasi secara cepat, mudah, dan fleksibel untuk mendukung proses pembelajaran dan penelitian.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Kriminologi
  • Filsafat
  • Hukum Tata Negara
  • Hukum Pidana
  • Bahasa
  • Hukum Lingkungan
  • Hukum Perdata
  • Hukum Adat
  • Peraturan
  • Mayantara
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?