Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Pattimura

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • OPAC Unpatti
  • Librarian Login
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Perkawinan Adat Sihit Di Pulau Buru Di Kaitkan Dengan Undang-Undang No 1 Tahun 1974 (Study : Di Desa Batu Karang Kecamatan Fena Fafan Kabupaten Buru Selatan)
Penanda Bagikan

SKRIPSI PERDATA

Perkawinan Adat Sihit Di Pulau Buru Di Kaitkan Dengan Undang-Undang No 1 Tahun 1974 (Study : Di Desa Batu Karang Kecamatan Fena Fafan Kabupaten Buru Selatan)

Niko E Solissa - Nama Orang;

Perkawinan merupakan tali ikatan yang melahirkan keluarga sebagai satu unsur dalam kehidupan Bermasyarakat dan Bernegara yang di atur oleh aturan-aturan hukum baik yang tertulis (hukum negara) maupun tidak tertulis (hukum adat). Perkawinan adat pada Desa Batu Karang Kecamatan Fena Fafan Kabupaten Buru Selatan juga memberikan kebebasan bagi kedua belah pihak yang mau melakukan perkawinan dengan cara pihak Laki-laki melakukan perkawinan Sihit (Panjar) terhadap seorang perempuan, baik itu perempuan yang masih dibawah umur dan juga kepada perempuan dewasa yang belum bersuami dan dijadikan sebagai istri.
Adapun jenis penelitian yang di gunakan dalam penulisan ini adalah yuridis empiris atau sosiologis dan bersifat deskriptif yang menggambarkan secara jelas rinci dan sistematis mengenai objek yang diteliti.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sebenarnya perkawinan Sihit (Panjar) ini sering terjadi pada masyarakat Buru khususnya di Desa Batu Karang dikarenakan adanya alasan Kedua bela pihak sudah saling mengenal dan Pihak perempuan ingin mengantungkan hidup mereka untuk dinafkahi oleh pihak laki-laki, keinginan untuk memiliki istri dan anak yang banyak, faktor Pendidikan, dan tetap ingin melestarikan tradisi perkawinan adat yang sudah menjadi warisan leluhur mereka. Perkawinan Sihit adalah merupakan suatu perkawinan yang bagi masyarakat Adat Buru adalah merupakan perkawinan yang sah dan tidak dapat dipisahkan.


Ketersediaan
#
Perpus. Fak. Hukum (3 CD Skripsi Perdata) SE.678 SOL p
SE.678 SOL p1
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SE.678 SOL p
Penerbit
Ambon : Fakultas Hukum Unpatti., 2019
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
SE.678
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Perkawinan
Adat Buru
Sihit
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Keaslian Naskah
  • Tanda Pengesahan
  • Abstrak
  • BAB I
  • BAB II
  • BAB III
  • BAB IV
  • Daftar Pustaka
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Pattimura
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Pattimura menyediakan akses ke koleksi hukum cetak maupun digital melalui sistem SLiMS (Senayan Library Management System). Dengan sistem ini, pengguna dapat mencari dan mengakses informasi secara cepat, mudah, dan fleksibel untuk mendukung proses pembelajaran dan penelitian.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Kriminologi
  • Filsafat
  • Hukum Tata Negara
  • Hukum Pidana
  • Bahasa
  • Hukum Lingkungan
  • Hukum Perdata
  • Hukum Adat
  • Peraturan
  • Mayantara
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?