Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Pattimura

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • OPAC Unpatti
  • Librarian Login
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

SKRIPSI PERDATA

Kedudukan Anak Angkat Sebagai Ahli Waris Menurut Hukum Adat (Studi Di Desa Waenono) Kecamatan Namrole Kabupaten Buru Selatan

Yulen R Lamberthus - Nama Orang;

Pengangkatan anak adalah mengangkat anak orang lain untuk menjadi
anak sendiri dan dalam penelitian ini permasalahan yang dikaji yaitu bagaimana
kedudukan anak angkat sebagai ahli waris menurut hukum adat desa waenono
yang tidak mempunyai saudara laki-laki. Adapun tujuan penelitian ini untuk
mengungkapkan kedudukan anak angkat sebagai ahli waris dalam hukum adat
desa waenono yang tidak mempunyai anak laki-laki.
Metode penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah yuridis
normatif.Penelitian ini bersifat deskriptif analisis dengan mengunakan hasil
dilapangan.Dalam penelitian pendekatan yang digunakan adalah pendekatan
perundang-undangan.Bahan hukum yang dipakai yaitu bahan hukum primer,
bahan hukum, sekunder, bahan hukum tersier.Selanjutnya teknik pengumpulan
bahan hukum dan analisa bahan hukum.
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, masyarakat adat desa
waenono yang menganut sistem kekeluargaan patrilineal dimana hanya anak lakilaki
yang mempunyai hak untuk mengatur harta kekayaan (warisan) orang tua
walaupun anak angkat karena anak tersebut sudah masuk dalam keluarga
angkatnya atau dengan kata lain masuk marga orang tua angkatnya secara turuntemurun.
Sedangkan anak perempuan tidak mempunyai hak untuk mengatur harta
warisan orang tuannya. Pada pembagian harta warisan didesa waenono anak lakilaki
dan anak perempuan sama, tetapi yang mengatur warisan orang tua adalah
anak laki-laki. Apabila pewaris hanya mempunyai anak perempuan maka pewaris
mengangkat anak orang lain ( anak laki-laki) untuk menjadi ahli waris dari orang
tua angkatnya. Dengan demikian maka kedudukan anak angkat mendapatkan
warisan dengan memenuhi ketentuan dan syarat menurut hukum adat desa
waenono, maka status hukum anak angkat adalah sebagai ahli waris.


Ketersediaan
#
Perpus. Fak. Hukum (2 CD Skripsi Perdata) SE.548 LAM k
SE.548 LAM k1
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SE.548 LAM k
Penerbit
Ambon : Fakultas Hukum Unpatti., 2018
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
SE.548
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Waris Anak Angkat Adat Desa Waenono
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Abstrak
  • Cover
  • BAB I
  • BAB II
  • BAB III
  • BAB IV
  • Daftar Pustaka
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Pattimura
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Pattimura menyediakan akses ke koleksi hukum cetak maupun digital melalui sistem SLiMS (Senayan Library Management System). Dengan sistem ini, pengguna dapat mencari dan mengakses informasi secara cepat, mudah, dan fleksibel untuk mendukung proses pembelajaran dan penelitian.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Kriminologi
  • Filsafat
  • Hukum Tata Negara
  • Hukum Pidana
  • Bahasa
  • Hukum Lingkungan
  • Hukum Perdata
  • Hukum Adat
  • Peraturan
  • Mayantara
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?