Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Pattimura

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • OPAC Unpatti
  • Librarian Login
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

SKRIPSI PERDATA

Tanggung Jawab BRI Terhadap Automatic Teller Machine (ATM) Yang Mengalami Gangguan Pada Setiap Awal Bulan Di Kota Ambon

Denise G Wenno - Nama Orang;

Secara sederhana bank diartikan sebagai lembaga keuangan yang kegiatan usahanya adalah menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkan kembali dana tersebut ke masyarakat serta memberikan jasa-jasa bank lainnya. BRI selaku bak disini dinilai lalai dalam mewudukan point penting yang terdapat dalam UU Perbankan itu sendiri, fasilitas yang dihadirkan yaitu ATM guna untuk menyalurkan dana kembali kepada masyarakat sering kali mengaami gangguan sering sekali terjadi antrian pada ATM BRI mengingat BRI disini sebagai Bank Rakyat Indonesia otomatis gaji bahkan pensiun pun harus di ambil disini, pihak bank seharusnya harus bisa menangani masalah ini
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif. Tipe penelitian bersifat deskriptif analitis. Sumber bahan hukum yang digunakan yaitu bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Teknik pengumpulan data melalui studi pustaka dan selanjutnya dianalisis melalui cara diskripsi dengan menggunakan metode kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan disimpulkan bahwa Tanggung jawab BRI terhadap ATM yang mengalami gangguan pada setiap awal bulan di Kota Ambon sangat merugikan nasbah. Nasabah perlu diberikan kompensasi atas kerugian yang terjadi akibat gangguan jaringan ATM yang terkena dampak anomali satelit, perlu adanya standar operasional prosedure (SOP) yang sama dari Bank Indonesia kepada seluruh bank untuk bertanggung jawab atas kerugian nasabah terkait gangguan jaringan ATM. Adapun standar operasional prosedure (SOP) yang harus diberikan oleh perbankan kepada nasabah yakni, penyampaian permintaan maaf dan informasi mengenai penyebab gangguan yanng terjadi. Nasabah harus mengetahui apa yang sebenarnya terjadi, dan berapa lama proses perbaikan yang harus dilakukan


Ketersediaan
#
Perpus. Fak. Hukum (1 CD Skripsi Perdata) SE.504 WEN t
SE.504 WEN t1
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SE.504 WEN t
Penerbit
Ambon : Fakultas Hukum Unpatti., 2018
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
SE.504
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Tanggung Jawab
BRI
ATM
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Cover
  • Abstrak
  • BAB I
  • BAB II
  • BAB III
  • BAB IV
  • Daftar Pustaka
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Pattimura
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Pattimura menyediakan akses ke koleksi hukum cetak maupun digital melalui sistem SLiMS (Senayan Library Management System). Dengan sistem ini, pengguna dapat mencari dan mengakses informasi secara cepat, mudah, dan fleksibel untuk mendukung proses pembelajaran dan penelitian.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Kriminologi
  • Filsafat
  • Hukum Tata Negara
  • Hukum Pidana
  • Bahasa
  • Hukum Lingkungan
  • Hukum Perdata
  • Hukum Adat
  • Peraturan
  • Mayantara
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?