Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Pattimura

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • OPAC Unpatti
  • Librarian Login
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Itikad Tidak Baik Salah Satu Pihak 
Dalam Melakukan Perkawinan (Study Kasus Putusan Pengadilan Negeri Masohi Nomor 
1/Pdt.G/2024/Pn Msh)
Penanda Bagikan

Text

Itikad Tidak Baik Salah Satu Pihak Dalam Melakukan Perkawinan (Study Kasus Putusan Pengadilan Negeri Masohi Nomor 1/Pdt.G/2024/Pn Msh)

Prili Gesia Tupan - Nama Orang;

Perkawinan merupakan suatu ikatan sah antara dua individu untuk membentuk suatu
keluarga dan memiliki keturunan. Proses perkawinan yang sah diatur dalam Undang –
Undang. Hukum memberikan wewenang kepada pengadilan untuk membatalkan suatu
perkawinan apabila dalam perkawinan tersebut terdapat adanya unsur itikad tidak baik
yang akan merugikan salah satu pihak. Faktor – farktor penyebab perceraian yang
dilakukan atas putusan pengadilan antara lain, penipuan dalam perkawinan, kekerasan
dalam rumah tangga, dan perbedaan tujuan hidup antara suami dan isteri. Asas keadilan
dalam perceraian bertujuan untuk memastikan kepastian hukum terhadap hak dan
kewajiban masing – masing pihak.
Metode penelitian hukum yang digunakan untuk mengkaji perrmasalahan ini
adalah yuridis normatif. Metode penelitian hukum yang digunakan untuk penelitian ini
berlandaskan bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier serta
menggunakan pendekatan perundang – undangan ( Statute approach ) dan pendekatan
konsep ( concentual approach ).
Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa perceraian dapat terjadi apabila salah
satu pihak melakukan tindakan yang megandung unsur itikad tidak baik menurut Pasal 19
Undang – Undang Perkawinan. Penipuan kehamilan termasuk tindakan unsur itikad tidak
baik dalam perkawinan dan dianggap batal demi hukum. Perlindungan hukum dapat
dilakukan dengan menerapkan peraturan perundang – undangan yang relevan sebagai
langkah preventif dalam menjaga keamanan dan keberlakuan hukum terhadap akibat
hukum.


Ketersediaan
#
Perpus. Fak. Hukum (1) SE. 3051 ili
SE. 3051 e1 ili
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
Itikad Tidak Baik Salah Satu Pihak Dalam Melakukan Perkawinan (Study Kasus Putusan Pengadilan Negeri Masohi Nomor 1/Pdt.G/2024/Pn Msh)
No. Panggil
SE. 3051 ili
Penerbit
Ambon : Fakultas Hukum Unpatti., 2025
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
SE. 3051
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
terbaru
Subjek
Akibat hukum itikad tidak baik dalam perkawinan.
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Prili Gesia Tupan
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Pattimura
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Pattimura menyediakan akses ke koleksi hukum cetak maupun digital melalui sistem SLiMS (Senayan Library Management System). Dengan sistem ini, pengguna dapat mencari dan mengakses informasi secara cepat, mudah, dan fleksibel untuk mendukung proses pembelajaran dan penelitian.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Kriminologi
  • Filsafat
  • Hukum Tata Negara
  • Hukum Pidana
  • Bahasa
  • Hukum Lingkungan
  • Hukum Perdata
  • Hukum Adat
  • Peraturan
  • Mayantara
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?