Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Pattimura

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • OPAC Unpatti
  • Librarian Login
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of “Kajian Yuridis Penyakit Masyarakat Dari 
Aspek Hukum Pidana”
Penanda Bagikan

Text

“Kajian Yuridis Penyakit Masyarakat Dari Aspek Hukum Pidana”

Petrus Peplewan - Nama Orang;

Kehadiran gelandangan dan pengemis di Provinsi Kota Ambon
menimbulkan keresahan dan ketidaknyamanan bagi masyarakat umum
tekhususnya masyarakat yang tinggal di kota Ambon, secara hukum kegiatan
gelandangan dan pengemis dikategorikan sebagai suatu pelanggaran tindak
pidana (overtredingen) dibidang ketertiban umum sesuai dengan aturan yang
tertulis dalam ketentuan pasal 504 dan pasal 505 Kitab Undang-Undang Hukum
Pidana yang selanjutnya disebut sebagai KUHP, sesuai dengan peraturan
perundang-undangan tersebut, proses penegakan hukum adalah suatu alternatif
terakhir untuk memberikan efek jerah tehadap setiap para gelandangan dan
pengemis yang ada di Kota Ambon.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan yang dilakukan di Dinas
Sosial dan Satuan Polisi Pamong Praja yang bertempat di Kota Ambon. Jenis
pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah menggunakan Metode
Yuridis-Empiris. Sedangkan Metode Analisis data yang digunakan adalah Metode
Wawancara, Studi Kepustakaan dan Observasi. Kerangka Teoritik yang penulis
pakai dalam penelitian ini adalah Teori Sistem Hukum dan Teori Pemidanaan.
Hasil penelitian menunjukan bahwa penyebab dari berkembangnya
gelandangan dan pengemis di Kota Ambon yakni ketidakseimbangan urbanisasi
atau keluar masuknya orang luar dari wilayah lain yang datang kemudian menetap
di Kota Ambon dengan tujuan untuk mencari pekerjaan, akan tetapi minimnya
lapangan pekerjaan sehinggah mereka memutuskan untuk menjadi gelandangan
dan juga pengemis. Belum ada kepastian yang jelas bahwa yang melakukan
perbuatan menggelandang adalah orang luar ataupun masyarakat Kota Ambon itu
sendiri, sedangkan upaya yang dilakukan oleh pihak Satpol PP dan juga Dinas
Sosial dalam meminimalisir setiap gelandangan dan pengemis ialah berupa
program rehabilitasi dalam hal pelatihan ketrampilan, dukungan psikososial, dan
juga bimbingan pendekatan sosial.


Ketersediaan
#
Perpus. Fak. Hukum (3) SP.3068 PET p1
SP.3068 PET p1
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
“Kajian Yuridis Penyakit Masyarakat Dari Aspek Hukum Pidana”
No. Panggil
SP.3068 PET p1
Penerbit
Ambon : Fakultas Hukum Unpatti., 2025
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
SP.3068
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
terbaru
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Petrus Peplewan
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Pattimura
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Pattimura menyediakan akses ke koleksi hukum cetak maupun digital melalui sistem SLiMS (Senayan Library Management System). Dengan sistem ini, pengguna dapat mencari dan mengakses informasi secara cepat, mudah, dan fleksibel untuk mendukung proses pembelajaran dan penelitian.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Kriminologi
  • Filsafat
  • Hukum Tata Negara
  • Hukum Pidana
  • Bahasa
  • Hukum Lingkungan
  • Hukum Perdata
  • Hukum Adat
  • Peraturan
  • Mayantara
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?