Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Pattimura

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • OPAC Unpatti
  • Librarian Login
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Penyelesaian Unresolved 
Segment Wilayah Naktuka Segment NoelBesi-Citrana Di Perbatasan Darat 
Indonesia-Timor Leste Dari Prespektif “Provisional Agreement On The Land 
Boundry 2005”
Penanda Bagikan

Text

Penyelesaian Unresolved Segment Wilayah Naktuka Segment NoelBesi-Citrana Di Perbatasan Darat Indonesia-Timor Leste Dari Prespektif “Provisional Agreement On The Land Boundry 2005”

Gwyneth Rianella Tuhumena - Nama Orang;

Penetapan batas wilayah negara baik dengan negara yang berbatasan
langsung maupun yang berhadapan, merupakan hal yang penting untuk
diselesaikan guna menjamin kepastian hukum dan stabilitas kawasan. Dalam hal
ini, Republik Indonesia berkepentingan untuk menyelesaikan penetapan batas darat
dengan negara-negara tetangga, termasuk dengan Republik Demokratik Timor
Leste pada segmen Noel Besi–Citrana di wilayah Naktuka. Oleh karena itu,
diperlukan langkah strategis yang mengarah pada penyelesaian sengketa, dengan
menempuh mekanisme perundingan dan diplomasi bilateral. Upaya ini sejalan
dengan prinsip penyelesaian sengketa internasional secara damai sebagaimana
diatur dalam Pasal 33 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif, yaitu
suatu penelitian yang dilakukan dengan cara meneliti bahan yang mengkaji asas
asas hukum ,prinsip-prinsip hukum, kaidah, norma, serta aturan dalam perundang
undangan guna menjawab isu hukum. Penelitian ini menggunakan pendekatan
Undang-Undang (statute approach) dan pendekatan konseptual (conseptual
approach), dan pendekatan kasus (case approach).
Hasil penelitian menunjukan bahwa, perselisihan antara Indonesia dan
Timor Leste dipicu oleh perbedaan pandangan terkait fakta, hukum, dan kebijakan.
Perbedaan ini mencakup interpretasi terhadap Perjanjian Lisbon 1859, Traktat
1904, putusan Permanent Court Award 1914, dan Provisional Agreement 2005.
Upaya diplomatik pertama pasca kemerdekaan Timor Leste dijalankan melalui tiga
level kerja sama salah satunya pada level Technical Sub-Committee on Border
Demarcation and Regulation (TSC-BDR) yang memfokus pada hal-hal teknis
delimitasi batas darat kedua negara, namun belum menghasilkan kesepakatan final,
terutama pada wilayah sengketa Naktuka Noelbesi–Citrana, yang kini masih
berstatus zona netral. Meski seharusnya bebas dari aktivitas, klaim sepihak dari
kedua negara memicu ketegangan dan konflik sebagai akibat hukum yang tentu
memerlukan tanggung jawab Indonesia dan Timor Leste dalam mempercepat
proses penetapan batas wilayah


Ketersediaan
#
Perpus. Fak. Hukum (4) SI.603 NET i1
SI.603 NET i1
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
Penyelesaian Unresolved Segment Wilayah Naktuka Segment NoelBesi-Citrana Di Perbatasan Darat Indonesia-Timor Leste Dari Prespektif “Provisional Agreement On The Land Boundry 2005”
No. Panggil
SI.603 NET i1
Penerbit
Ambon : Fakultas Hukum Unpatti., 2025
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
SI.603
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
terbaru
Subjek
SKRIPSI KELAUTAN INTERNASIONAL
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Gwyneth Rianella Tuhumena
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • abstrak
  • lembaran kuning
  • naskah
  • bab 1
  • bab 2
  • bab 3
  • bab 4
  • daftar pustaka
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Pattimura
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan Fakultas Hukum Universitas Pattimura menyediakan akses ke koleksi hukum cetak maupun digital melalui sistem SLiMS (Senayan Library Management System). Dengan sistem ini, pengguna dapat mencari dan mengakses informasi secara cepat, mudah, dan fleksibel untuk mendukung proses pembelajaran dan penelitian.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Kriminologi
  • Filsafat
  • Hukum Tata Negara
  • Hukum Pidana
  • Bahasa
  • Hukum Lingkungan
  • Hukum Perdata
  • Hukum Adat
  • Peraturan
  • Mayantara
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?